Showing posts with label Pulau Untung Jawa. Show all posts

Berwisata di Pulau Harapan, Laut Birunya Jakarta

Gue pernah ke pulau-pulau yang banyak dihuni nelayan di gugusan kepulauan Seribu seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung dan Pulau Pramuka cuma Pulau Harapan yang karang-karangnya masih bagus. Pilihan pulau-pulau yang bisa disinggahi di sekitar Pulau Harapan juga banyak. Sebut saja Pulau Perak, Pulau Dolphin, Pulau Melinjo, Resort Pulau Putri, Pulau kelapa, dsb. Untuk berwisata pulau ini lebih hidup, sob!


Terhitung sudah 10 kali lebih gue mengunjungi pulau ini sejak tahun 2014 baik itu nginep di homestay ataupun nenda di sekitar pulau. Dari yang gak tahu apa-apa, sampai tau spot-spot snorkeling sepi pengunjung. Yang dulu kena harga tembak melulu, sekarang dikasih harga damai karena keseringan datang berkunjung.

Dan gak cuma itu, kadang masih dikasih diskonan. Yah, walaupun gue tetep kasih lebih karena gak enakan hati sob! Bukan tentang menekan harga agar hemat, tapi kehidupan mereka disini lebih susah daripada kehidupan kita di daratan yang apa-apa serba gampang dan sejahtera..



Untuk menuju ke Pulau Harapan, wisatawan memulai perjalanannya dari Pelabuhan rakyat Kaliadem. Di pelabuhan ini bersandar puluhan kapal dengan berbagai tujuan pulau di gugusan Kepuauan Seribu. Harga tiketnya beragam tergantung jarak. Paling mahal yaa Pulau Harapan / Kelapa dengan biaya Rp60.000,- / orang sekali jalan. Kapal-kapal ini kompak berangkat sekitar pukul 8 pagi.

CARA MENUJU PELABUHAN KALIADEM / MUARA ANGKE

Angkutan Umum :
1. Naik kendaraan arah Grogol, turun di depan perempatan Citraland lalu naik angkot KWK warna merah dengan nomor B.01 jurusan Grogol - Muara Angke

2. Naik kendaraan / KA ke Stasiun Kota, lalu naik angkot warna merah dengan nomor B.02 jurusan Jakarta Kota - Muara Angke

Ojek Online :
1. Gojek - Search 'Dermaga Kaliadem Muara Karang'
2. Grabbike/GrabCar - Search 'Pelabuhan kali Adem'

Jika kalian datang dengan angkutan umum akan banyak kang odong-odong menawarkan jasanya dengan meneriakkan 'Masuknya banjir!'. Penasaran, gue pernah coba jalan kaki dari depan gerbang, melewati pasar, rusun dan masuk ke pelabuhan. Hasilnya, berdasarkan panatuan gue banjir hanya semata kaki. Pastikan kalian datang sebelum jam 7 pagi. Karena diatas itu selain antrian tiket sudah mengular, akan dapat posisi tempat yang gak enak di atas kapal selama 3 jam perjalanan.

Tidak terlalu nyaman naik kapal seperti ini untuk melakukan perjalanan selama 3 jam. Tapi dari situ kalian bisa belajar merendahkan standar kenyamanan kalian demi suatu pengalaman baru.




Turun di dermaga utama, akan banyak orang-orang pulau yang menawarkan jasa kapal dan homestay dengan harga tembak. Dooorr...!!! Memanfaatkan waktu akhir pekan dan persaingan sudah tentu mereka akan sangat gencar. Tidak terkecuali gue yang pernah hampir dibohongi walaupun realitanya udah pesan dan melakukan DP jauh-jauh hari. Untungnya sudah koordinasi jadi aman..

Fasilitas di Pulau Harapan sama seperti pulau wisata lainnya yang ada di kepulauan seribu. Listrik mengalir 24 jam tanpa genset, ada sinyal jaringan telepon. Bahkan sinyal mobile data-nya lebih kencang di tengah laut. Kamar-kamar homestay dilengkapi dengan AC dan kasur-kasur busa serba lebar. Sangat dianjurkan untuk menyiapkan uang tunai sejak dari Jakarta, dikarenakan disini ada ATM Bank DKI tapi jarang ada uangnya / slow respond karena jaringan internetnya lemot. Ada juga ATM keliling BRI..


Selepas makan siang, wisatawan siap dibawa pergi ke tempat-tempat snorkeling. Bagi mereka yang tidak tahu atau 'cuma ngikut aja' akan dibawa ke spot-spot snorkeling berbarengan dengan wisatawan lainnya. Imbasnya, spot yang didatangi akan cepat kotor atau butek. Akan susah melakukan underwater selfie ala-ala karena substrat dari dasar laut sudah terbawa keatas akibat dari kepakan kaki katak wisatawan.

Ini yang gue hindari dan untungnya diamini sama kang kapal. Gue berkoordinasi melihat pergerakan arah wisatawan atau memutuskan untuk snorkeling di spot baru. Opsi terakhir ini sering gue lakukan karena lebih aman dan minim dikunjungi wisatawan lainnya sehingga puas melihat karang-karang yang rapi dan ikan yang masih banyak! tingkat kesuksesan melakukan underwater selfie ala-ala sangat tinggi sob!

Patut kalian ketahui juga, Pulau Harapan dan sekitarnya masuk dalam zonasi Taman Nasional Kepulauan Seribu. Gak kepikiran yah, Jakarta punya taman nasional? Hanya dalam area zonasi ini yang lautnya masih bagus


Unsur-unsur yang wajib kalian lihat dan alami pada trip Pulau Harapan itu adalah ikan-ikan, karang yang bagus, pantai dan sunset. Tidak perlu parno dengan paradigma pemikiran ikan hiu ganas. Tidak ada ikan hiu di sekitar perairan dangkal Pulau Harapan. Gue malah bersyukur kalo nemu.. Itu tandanya ekosistem di perairan tersebut sangat bagus.

Jika ke-empat unsur diatas terpenuhi, niscaya kehidupan di Instagram dan Path kalian akan penuh dengan pujian wow maupun Love. Tak jarang juga ada yang bakal iri berujung mupeng.. Jangan khawatir jika tidak dapat mengambil foto karang maupun ikan karena gue akan bantu. Dijamin kekinian!

Pada malam hari sempatkan diri untuk main-main di taman dekat dermaga utama Pulau Harapan. Banyak sajian kuliner yang dijual semacam telor kilik rasa cinta (bener lho namanya begitu), cilor, gorengan bumbu kacang terhits, bakaran seafood dan es rumput laut favorit gue karena ini rumput laut asli yang diambil dari laut sekitar pulau dan diolah oleh masyarakat setempat.





Semua pengalaman di akhir pekan ini (Sabtu-Minggu) dapat ditebus dengan harga Rp365.000,- per orangnya (Maksimal untuk 20 orang). Sudah termasuk dengan Kapal Kaliadem - Harapan PP, kapal snorkeling, retribusi pulau, makan 3x (tidak termasuk makan siang di hari Minggu), homestay AC, alat snorkeling dan bebas drama dari oknum-oknum orang pulau. Catet! Booking jauh-jauh hari lebih enak dapat akomodasi.

Sebagai tanda keinginan untuk ikut trip, kalian DIWAJIBKAN untuk membayar uang muka (DP) senilai Rp165.000,- per orangnya. DP ini untuk mengamankan biaya tiket kapal PP serta biaya patungan kapal snorkeling dan homestay AC disana. Sisanya dapat dibayarkan di Pelabuhan Kaliadem sebelum berangkat. Misalnya sudah membayar DP tapi kalian berhalangan berangkat, DP tidak dapat dikembalikan. Kok begitu? Karena jika dikembalikan, akan dibebankan ke orang-orang lainnya yang sudah tentu ga mau nambah biaya apa-apa lagi. Solusinya adalah mencari penggantinya.. Jadi si pengganti ini yang membayarkan DP ke kalian.

Alat snorkeling merupakan opsi bebas karena pada umumnya sudah mulai banyak yang punya. Jadi jika membawa sendiri, kurangi saja Rp35.000,- dari biaya trip alias cukup bayar Rp330.000,- saja.

Nah.. Seandainya kalian butuh info tentang Pulau Harapan atau mau ikutan gue ngetrip ke Pulau Harapan, silahkan disimpan salah satu kontak gue dibawah ini;

Email:  a.rezawandi@gmail.com 
DM ke IG / Twitter : @rezawandi 

Bertanya via Whatsapp klik aja!



Yang hobi nenda, bisa coba juga. Silahkan klik disini kisahnya. Tetap hemat!






..Salam Bahari..


Ke Pulau Seribu Kini Makin Murah!

Ini bener-bener berita bagus nih! Jalur pelayaran khusus Kepulauan Seribu bakal dilayani oleh Pemprov DKI dengan bantuan Kemenhub yang menggelontorkan dana subsidi. Cukup Rp15.000,- sudah bisa sampai di pulau-pulau tujuan wisata Kepulauan Seribu. Keren!

KM. Sabuk Nusantara 46 - Rd. Ramanda Jahansyahtono (Kompas)

Dengan Rp15.000 kita sebagai penumpang dapat asuransi. Bayangin.. Ke Pulau Harapan aja, bisa seharga Rp114.000 untuk pergi pulang. Pake kapal ini yang juga difasilitasi dengan mushola, ruang makan dan klinik jadinya cuma Rp30.000 aja. Wow! Kapasitas kapalnya sendiri adalah 114 penumpang dengan barang dan bisa juga jadi 225 penumpang kalo ngga diisi barang. KM Sabuk Nusantara dioperasikan oleh PT Pelni, lho.. Bukan ASDP Ferry maupun Dishub. Jadi sudah pengalaman banget meng-handle penumpang.

Kapal ini menjadikan Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai basisnya dan mulai beroperasi pada hari Sabtu, 30 Januari 2016. Tujuan pulau-pulaunya adalah  Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pramuka dan Pulau Kelapa (Harapan) dengan durasi perjalanan 4 jam. Dalam satu hari hanya melayani satu kali pelayaran pergi pulang berdurasi total 8 jam.

Rencananya, KM Sabuk Nusantara 46 ini akan menggratiskan warga ber-KTP Kepulauan Seribu naik bolak-balik ke Jakarta demi untuk memajukan perekonomian warga Kepulauan Seribu. Ngga hanya kapal ini, naik Transjakarta juga gratis!

(Liputan 6)
Mudah-mudahan dengan adanya kapal perintis di Kepulauan Seribu, para operator kapal yang berada di pelabuhan Kaliadem bisa meningkatkan lagi sisi keamanan, kenyamanan maupun layanannya terhadap penumpang karena akan bersaing langsung dengan kapal motor milik Pelni ini. Dan juga distribusi logistik ke sekitar Kepulauan Seribu menjadi mudah plus murah.

(Detik)
JADWAL KM. SABUK NUSANTARA 46

Senin - Rabu - Sabtu : Start Pelabuhan Sunda Kelapa, Jam 8 Pagi
Tujuan Pulau Untung Jawa, Pramuka dan Kelapa / Harapan

Selasa - Kamis - Minggu : Start Pulau Kelapa / Harapan, Jam 8 Pagi
Tujuan Pulau Pramuka, Untung Jawa, Sunda Kelapa




Ngangkot Ke Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu



Sering banget gue kesini rame2 sama temen2 baik itu temen kantor atau ajakan2 naik kendaraan pribadi. Begitu temen nanya "Kalo naik angkot kesini gimana coy?"

Jreng..jreng..... Oke, gue coba ngangkot kesana. Kebetulan mau main lagi. Maka weekend hari itu gue ngumpulin duit receh2 gue biar ga repot bayarnya.

Jam 6 pagi gue start naik metro mini menuju terminal Rawamangun dari kosan. Karena patokan gue adalah bandara Soekarno-Hatta, gue naik bis Damri kesana biar cepet. Sekitar jam 7 gue nyampe di bandara, turun di terminal 2D keberangkatan.

Dari terminal 2D, gue naik angkot bandara warna abu2 dengan tujuan M1. Kalo kelamaan nunggu, tinggal tanya sama abang2 di sekitar "Bang, angkot Satya udah lewat ato belum?". Pasti dapet infonya.. :D

Turun di M1, gue lanjut lagi naik omprengan semacam mini bus. Turunnya di pasar kampung melayu raya. Tepat di depan lapangan rumput gede disebelah kanan.

Nah, angkot terakhir adalah angkot berwarna putih yg ngetem didepan ruko. Bukan yg ngetem di depan pasar. Yaa jalan dikit sekitar 50 meter lah. Ni angkot paling lama ngetemnya sob! Kalo punya obat tidur silakan diminum. Minta mamangnya bangunin kalo udah di depan Tanjung Jaya, Tanjung Pasir. Beres!

Damage Cost:
1. Kosan - Rawamangun : Rp3.000,-
2. Rawamangun - Terminal 2 CGK : Rp35.000,-
3. T2D - M1 : Rp5.000,-
4. M1 - Pasar Kampung Melayu : Rp4.000,-
5. Pasar Kp. Melayu - Tanjung Pasir : Rp5.000,-


Total Rp52.000,- 

Jadi gue PP total biayanya : Rp104.000,-. Lebih murah pake kendaraan pribadi karena biayanya bisa patungan. Per orang ga nyampe segitu deh pasti..

Pulau Untung Jawa : Alternatif Liburan Weekend Untuk Warga Jakarta


Gue berani bilang seperti itu karena gue udah jajal pulau ini 2 bulan terakhir bersama teman2 sampe kenal 1-2 orang pulau. Sebuah pelarian alternatif wisata murah daripada nge-mall atau ke Bandung / Puncak yg notabene ketemu macet lagi..macet lagi.. 




Pulau Untung Jawa masih masuk dalam jajaran Kepulauan Seribu masbro.. Letaknya cukup strategis, hanya 5-6 Km dari Tanjung Pasir, Teluk Naga, Tangerang, Banten. Aksesnya beneran gampang dari Jakarta, cukup lewatin Bandara Cengkareng lalu mengarah ke Teluk Naga. Plang rambu2 menuju ke tekape juga jelas. Gue perginya pagi, kira2 perjalanannya kurang lebih sejam aja ke Tanjung Pasir (Tanjung Jaya). PETA

Dari Tanjung Jaya, nyebrang ke Pulau Untung Jawa cuma ngabisin waktu sekitar 30-45 menit dengan kapal2 kayu angkutan yg biasa dipakai orang2 Pulau maupun pengunjung. Enaknya start dari sini itu kapalnya selalu siap nyebrang sampe sore. Gak kayak di Muara Angke pake kapal gede udah gitu lama berangkatnya. Sistem kayak angkot ngetem cuy.. Kapal penuh, berangkat! 


Sesampai di Pulau, dari dermaga belok kanan turun ke pantai aja buat liat wahana2 Water Sport yg seru2. Temen2 gue standarnya main Banana Boat sama Do-Nuts. Di tempat ini juga bisa sewa alat snorkeling beserta kelengkapannya. 


Puas bermain wahana water sport, bersiap snorkeling di sekitar Pulau Rambut. Tempat snorkelingnya bener2 cocok buat mereka yg baru punya pengalaman snorkeling. Dalamnya sekitar 1,5 - 2,5 meter aja bro! Ikan2 disini juga banyak. Cukup tebar remah roti udah pada jinak kumpul semua nyambar2.. Kalo punya tombak bawa aja. Ikan kerapunya minta diburu banget!


Saran gue, snorkeling di Pulau Rambut enaknya pagi bro. Soalnya menjelang siang sampe sore gelombang arus air cukup tinggi. Bisa ga nyaman snorkelingnya. Yg ada malah terombang-ambing ga jelas bikin cepet capek..


Sepertinya gak afdol kalo belom nyobain masakan seafood ala pulau. Karena jama'ahnya banyak, pesennya bikin ala prasmanan. Ini bener2 rekomen banget gan! Rasa bumbunya nancep di lidah. Maknyus! Apalagi makan siangnya abis snorkeling. 2 piring bener2 ga cukup. Rikues cumi asem manis sob! 


Lepas makan siang, gue ajak temen2 gue keliling pulau nikmatin spot2 asik seputaran pulau buat foto2 narsis seperti di hutan bakau dan main2 di pinggir pantai. Pantai2 di Untung Jawa rata2 dangkal gan radius kira2 200-300 meter dari pinggir pantai. Paling tinggi sedada orang dewasa. Selebihnya siap2 kelelep. Hehehee..


Spot yg paling kece buat main2 air ada di pantai sebelah timur pulau. View-nya ajiiibbb! Hamparan lautan hijau-biru. Jangan lupa pake sendal karena banyak batu karang kecil2 siap menyayat telapak kaki. Bulu babi juga jarang terlihat. Sekali ada biasanya nyempil di karang 1-2 ekor. Paling banyak di sekitar dermaga. 


Salah satu spot keren juga nih buat foto2. Dermaga Timur! Tempat ini paling banyak dihuni sama joraners. Rekomen juga sih sama nelayan pulau buat mancing. Kebetulan 2 temen gue bawa joran. Ikutan coba2 mancing deh..


Waktu mancing yg dianjurkan adalah dari sore sampai subuh. Dimana ikan2 gede lagi ganas2nya. Disarankan pake umpan ikan hidup atau potongan cumi sama nelayan sepuh disini.

Pantai di dekat dermaga utama semakin sore semakin ramai sob.. Begitu pula sama pengunjung yg baru merapat. Kebanyakan nenteng2 tas panjang yg pastinya para mancing mania. Mayoritas yg main di pantai anak2 muda dan kelompok keluarga beserta anak2 kecil.


Mau nginep? Homestay banyak berjejeran kanan kiri selepas gerbang utama dari dermaga. Tinggal pilih, mau yg AC atau Non-AC. Listrik di Pulau Untung Jawa berasal dari gardu induk Teluk Naga dipasok melalui kabel bawah laut. Jadi jangan khawatir, listriknya 24/7 mengalir cuy!

Menjelang magrib, gue dan temen2 balik sob. Kami memang belum berencana nginep. Mungkin next trip dengan agenda snorkeling dan mancing. Masih gemes dengan ikan2 yg seliweran disini..

Perjalanan pulang ditempuh sekitar 20-30 menit naik kapal menuju kembali ke Tanjung Pasir. Lebih cepat dari saat datang karena mengikuti arus laut.



Catatan Kecil
  • Harga makanan di Pulau Untung Jawa ga jauh beda dengan harga makanan di foodcourt wilayah Jakarta
  • Bawa uang secukupnya, ATM gak ada.
  • Kamar mandi umum banyak tersedia. Jadi, mau nenda di pulau ini juga oke lho.
  • Buang sampah pada tempatnya gan. Udah cukup pulau ini dapet limpahan sampah dari Jakarta.
  • Sewa loker dan numpang charging hp ada di deket pantai deket dermaga utama yg ada water sportnya
  • Mau bilas? Mbayaaaarr..

Sepedaan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu




Berawal dari inisiatif teman2 kantor untuk iseng gowes wisata ke Banten selepas ramadhan, maka kepikiran juga untuk nyebrang ke Pulau Untung Jawa.


Perjalanan dimulai di titik kumpul Garuda Maintenance Facilities, Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dipagi hari. Lalu mengitari runway Terminal 3.



Perjalanan santai ditempuh selama kurang lebih 2 jam ke Pantai Tanjung Pasir karena keadaan lalu lintas hari itu tidak terlalu kondusif. Banyak kendaraan yg ugal2an lalu bermacet2 ria di seputaran pasar.


Sampai di Tanjung Pasir istirahat dulu menikmati seafood dan rebahan kumpul tenaga. Itung2 nunggu antrian juga buat nyebrang karena hari itu banyak rombongan.






2 jam nunggu sambil leyeh2 akhirnya dipanggil juga buat nyebrang. Sepeda2nya diangkut terakhir. Perjalanan ke Untung Jawa memakan waktu sejam karena kapalnya sempat kandas salah ambil posisi dapet perairan yg bener2 dangkal. 



Sampai di Pulau Untung Jawa, kena angin pantai malah males gowes keliling pulau. Stay dulu di dermaga tua yg banyak orang2 mancing.






Mari menjelajah! Gowes cantik keliling pulau Untung Jawa cuma memakan waktu 15 menit aja gan. Gak nyangka sekecil itu pulaunya. Hehehee..






Menjelang sore, siap balik lagi ke Tanjung Pasir, lanjut ke Cengkareng. Pulang deh..