Showing posts with label Trip. Show all posts

Tarif Sewa Homestay, Kapal, Alat Snorkeling di Pulau Harapan, Kep. Seribu 2020

Kapal jelajah pulau dan snorkeling ukuran 15 orang

PER 20 MARET 2020, AKSES TRANSPORTASI KE KEPULAUAN SERIBU DITUTUP UNTUK SEMENTARA UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID19

Dibawah ini tarif harga homestay, sewa kapal snorkeling, alat snorkeling dan lainnya yang beredar di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu jika ingin kesana tanpa trip operator atau jalan sendiri. Turun di dermaga Pulau Harapan udah banyak yang nawarin homestay dan kapal snorkeling. Jadi jangan ragu datang ke sana yaa..

[ Updated 5 Februari 2020 ]

Homestay (rumah tinggal) ber-AC :
- Isi 5 orang : Rp350.000 - 400.000 (Per Kamar) / malam
- Isi 15 orang : Rp500.000 - Rp650.000 (Rumah 2 kamar) / malam
- Isi 20 orang : Rp750.000 - Rp1.000.000 (Rumah 3 kamar) / malam
Tiap homestay biasanya disediakan kasur lebih untuk digelar di ruang tengah / ruang tamu agar bisa jadi tempat tidur tambahan.

Kapal 
- Isi 10 orang : Rp400.000 - Rp500.000 (maks. 15 orang) / trip
- Isi 20 orang : Rp600.000 - Rp800.000 / trip
- Isi 30 orang : Rp1.000.000 - Rp1.200.000 / trip
Demi keamanan, jangan dipaksain kapasitasnya! Contoh, kapal isi 20 diisi untuk 25 orang. Per trip ini adalah sekali jalan. Misal Sabtu jalan dan minggu pagi mau jelajah pulau lagi itu masuknya 2 trip.

Ikan Untuk BBQ
- Tongkol : Rp20.000 / Kg
- Kakap : Rp40.000 / Kg
- Cumi : Rp40.000 / Kg

Lain-lain
- Kapal kayu tradisional Kaliadem - Harapan : Rp60.000 / Orang / Sekali Jalan
- Kapal Marina Ancol : Rp250.000 / Orang / Sekali Jalan
- Uang Retribusi Dishub Kaliadem : Rp2.000
- Makan Prasmanan : Rp25.000 / orang (1x makan)
- Sewa Guide Lokal : Rp200.000 - Rp300.000 / Orang
- Sewa Underwater Cam : Rp200.000 - Rp300.000
- Sewa Alat Snorkeling Full Set : Rp35.000
- Sewa Pelampung : Rp10.000 / pcs
- Sandar Kapal Snorkeling di Pulau : Rp10.000 - Rp20.000 / kapal
- Retribusi Nenda di Pulau Sekitar Harapan : Rp20.000 - Rp30.000 / orang


Contoh Perhitungan Trip ke Pulau Harapan
Untuk 5 Orang Non-Open Trip

Catatan
Mungkin beberapa dari kalian menanggap ini harga sepertinya mahal. Ya, memang mahal kalo pada patungannya cuma dikit.. Harga di daratan dan di pulau / laut sangat berbeda. Gak bisa dibandingin dengan wisata gunung juga. Jadi, nawar sewajarnya yaa.. Kalo mau murah yaa ikut open trip atau ramean! Enaknya kalo orangnya dikit, lebih menikmati dan quality time sama temen2 dapet banget. Semua ada plus minusnya yaa~

Mau nomor kontak di Pulau Harapan?
Bingung belom ada gambaran tentang spot snorkeling / jelajah pulau disana?
Galau mau milih nenda di pulau mana?

Silakan email pertanyaannya ke :
Email:  a.rezawandi@gmail.com 
DM ke IG / Twitter : @rezawandi. 


Bertanya via Whatsapp klik aja!

Gue gak bakal jawab tentang tarif yaa.. Udah gue tulis disini kok masih nanya tarif?

Yang mau pergi rombongan / private trip menggunakan homestay atau nenda minimal 12 orang gue bisa urusin. Kalian tidak perlu repot dan dijamin dapet spot-spot snorkeling gue yang bagus jauh dari keramaian wisatawan lainnya kayak gini nih :






Tsunami di Kepulauan Seribu

Akhir-akhir ini pulau Jawa sering gempa dan banyak yang khawatir tentang tsunami. Kepulauan Seribu letaknya strategis, jauh dari sesar gempa yang posisinya di selatan pulau Jawa. Satu-satunya jejak tsunami yang menerjang kepulauan seribu adalah ledakan anak gunung krakatau tahun 1883. Butuh tsunami dengan tinggi 30 meter untuk sampai ke kepulauan seribu. Kalian bisa Googling.



Masih ingat tsunami senyap yang terjadi di Anyer? Saat itu posisi gue nginep di keramba ikan beberapa puluh meter dari dermaga pulau Harapan. Cuma sekitar 5-6 menitan lah naik kapal dari dermaga ke keramba. Saat kejadian laut di sekitar gue hanya mendadak pasang dengan cepat. Tidak seperti biasanya naik pelan-pelan. Namun yang gue rasa yaa aman-aman aja. Dengan jarak ratusan kilometer dari titik awal tsunami dan gelombangnya sudah melewati pulau dan pesisir, maka gelombangnya sudah mereda.


Musim Hujan di Kepulauan Seribu


Musim hujan di Kepulauan Seribu dimulai dari bulan November sampai dengan Maret. Di musim ini angin bertiup dari arah barat. Orang-orang pulau juga kadang bilang "lagi musim barat!". Angin yang bertiup dari barat ini cenderung bikin ombak tinggi. Jangankan kapal snorkeling, kapal kayu penumpang yang dari kaliadem kalo ketemu angin barat pasti bersandar dulu di pulau terdekat.

Di musim ini juga kegiatan snorkeling bikin tidak nyaman. Arus laut sedikit kencang, air butek karena pasir-pasir/ substrat dari dasar laut terangkat. Belum lagi gelombangnya yang menghantam badan bikin mabok. Kalo gak terbiasa, bisa muntah. Jadi, persiapkan diri supaya fit gak cepat mabok laut dan mental tangguh supaya tegar menghadapi gelombang tinggi. Nyalimu bakal ciut panik dengar suara kayu kapal berdecit 'kratak kretek' dihantam ombak sambil miring-miring. Heheheee~

Waktu yang tepat ke pulau Harapan? Pastinya pada musim kemarau di bulan Mei - Oktober. Ombaknya udah tenang dan cuaca sudah pasti bersahabat. Hindari pergantian musim hujan ke kemarau (pancaroba). Ini juga kadang ga nentu diantara bulan Maret - Mei. Pergantian musim ini si puting beliung keluar dari kandangnya!

Sumber

Gue bukannya mau nakut-nakutin, tapi ada baiknya mempersiapkan diri sedari awal. Jangan takut ke Kepulauan Seribu!


Salam Bahari



- - - - -


Tarif resort instagramable ala Lombok di Lampung? Cek DISINI bro!

Resort di Lampung






















Jelajah Sekitar Pulau Pahawang, Lampung

Rame-Rame Menjelajah di Sekitar Pulau Pahawang


Emang pesona Pahawang bikin ketagihan! Laut yang bersih, airnya bening, garis pantainya masih bagus dan karang-karangnya cukup terjaga. Ikan-ikannya juga banyak, apalagi ikan badut (nemo). Ini kandangnya si Nemo sob!


..Silahkan CTRL + D (Bookmark) dulu..

Halaman ini AKTIF terupdate secara berkala



Di awal tahun 2017, gue  memulai trip ke Pahawang, Lampung. Sudah cukup lama gue ga kesini, terakhir bulan April 2016 yang lalu. Sepanjang perjalanan berkali-kali ke Pahawang, gue mulai bereksplorasi tempat-tempat snorkeling. Alhasil, nemu dua spot yang belum diketahui banyak orang, bahkan si guide-nya sendiri belum tau, lho.. Jadinya snorkeling enak tanpa gangguan dari wisatawan-wisatawan alay rusuh. Nah, disini gue mau pergi lagi ke tempat tersebut. Jika kalian mau ikut, simak detailnya dibawah ini yaa..





Biar dapet gambaran lebih nyata, nih simak video trip ke Pahawang gue dibawah.



Udah liat, kan perjalanannya? Detail perjalanannya seperti ini :

Hari Pertama
19.00 - 21.00 : Meeting point di Slipi Jaya bagi yang mau bareng-bareng ke Pelabuhan Merak
21.00 - 23.59 : Menuju Pelabuhan Merak. Tidur aja yaa di bus..


Pelabuhan Bakauheni, Lampung

Hari Kedua

00.00 - 01.00 : Check Point di Pelabuhan Merak, pembagian tiket ferry, menunggu kapal sandar lalu naik. Berangkat! Tidur lagi yaa..
01.00 - 05.00 : Tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Silahkan ibadah subuh dulu. Lalu naik mobil sewaan menuju Pelabuhan Ketapang. Udah, tidur aja.. Bangun udah sampe di Ketapang.
05.00 - 08.00 : Tiba di Pelabuhan Ketapang.
08.00 - 09.00 : Silahkan sarapan dan ganti baju basah.
09.00 - 10.00 : Sebelum snorkeling, kita main dulu di Pulau Maitem di spot menara suar.




10.00 - 12.00 : Snorkeling di SPOT RAHASIA. Tempat ini belum ada namanya.


12.00 - 13.30 : Makan siang dan main-main di Pantai kelagian Kecil




13.30 - 15.00 : Snorkeling di SPOT RAHASIA lagi sob. Hehehee..




15.00 - 16.30 : Santai-santai dulu di Pahawang Kecil
16.30 - 17.00 : Menuju homestay. Lho, ga ada liat sunset? Emang ngga, karena Pahawang ga punya view sunset yg bagus. Kalo sunrise, iya sob.
17.00 - 18.30 : Bilas, beres-beres
18.30 - 19.30 : Makan malam
19.30 - 23.59: Acara bebas, istirahat

Hari Ketiga
05.00 - 07.00 : Bangun! Hunting sunrise! Bagus, lho..



07.00 - 09.00 : Sarapan, packing, ganti baju basah
09.00 - 10.30 : Snorkeling di Sarang Nemo
10.30 - 12.00 : Snorkeling di Kelagian Kecil





12.00 - 13.00 : Menuju Pelabuhan Ketapang
13.00 - 14.30 : Bilas, ganti baju, makan siang lalu siap-siap balik ke Pelabuhan Bakauheni
14.30 - 18.00 : Nyamperin toko oleh-oleh, lanjut ke Pelabuhan Bakauheni
18.00 - 19.00 : Sampe di Bakauheni, beli tiket, beli makan malam, lalu berangkat
19.00 - 22.00 : Sampai di Pelabuhan Merak, lalu masing-masing menuju Jakarta naik bus sesuai domisili. Trip done!

Trip Pahawang 23 - 25 Agustus 2019
Biaya Per Orang : IDR 950.000,- / Pax
(Seat Down Payment : IDR 450.000,- / Pax)

Siapa cepet DP, dia yang diutamain. Cancel di H-7, DP dianggap hangus kecuali mencari pengganti sendiri.

Biaya Termasuk :
1. Tiket Kapal Ferry PP
2. Sarapan, makan siang dan makan malam di hari Sabtu
3. Kamar di resort rame-rame (bukan homestay)
4. Kapal hopping island rame-rame
5. Mobil Bakauheni - Ketapang PP
6. Guide orang lokal
7. Pelampung

Belum Termasuk :
1. Makan siang dan malam di hari Minggu
2. Alat snorkeling set (Rp75.000,-/set selama trip)
3. Transportasi dari lokasi peserta ke pelabuhan Merak dan sebaliknya (One way Rp30.000,- / Pax)
4. Pengeluaran yang bersifat pribadi

Need Info?
WhatsApp. +62 852 1946 5959
DM LINE / Twitter / IG. rezawandi

Kemping Murah di Kepulauan Seribu? Simak Beberapa Hal Ini


Kempingnya masih sedikit santai tanpa perlu repot lho.. Yang selama ini gue rasain ketika kemping yaitu KURANGNYA WAKTU BERMAIN karena waktunya terpakai untuk nyiapin makanan. Mendirikan tenda tidak menghabiskan waktu yang terlalu banyak. Bayangin aja.. Sampai di lokasi pulau setelah snorkeling udah harus bagi tugas mendirikan tenda dan masak. Itu yang mau gue potong sehingga bisa terpakai untuk main-main.

Dan yah, akhirnya setelah jajal beberapa kali kemping akhirnya bisa juga gue memangkas waktu masak-memasaknya. Gue sukses melobi ke kang kapal untuk dibawakan makanan dari pulau Harapan. Resikonya adalah sewa kapal sama tipnya nambah dari biasanya karena dibutuhkan extra effort untuk mengantarkan makanan malam-malam dengan gelombang yang mulai tinggi.

Gue pernah bilang kenapa gak dibawa aja sekalian jadiin nasi bungkus dari siang? Dia menjawab, "Makanannya gak enak kelamaan baru dimakan.. Apalagi kena panas dan bisa basah kena air laut..". Ada benarnya juga..


Lokasi kemping favorit masih di sekitar Pulau Harapan. Kenapa bukan di dekat-dekat Pulau Pramuka atau Tidung? Jawabannya adalah karena gue udah mengenal spot-spot di sebagian besar sekitar Pulau Harapan yang masih terjaga dengan baik. Gue masih mem-favorit-kan lokasi-lokasi di sekitar Pulau Harapan seperti dibawah ini.




Semisal kalian nemu spot isinya seperti ini di seputaran pulau Tidung dan Pramuka dengan kedalaman 1-5 meter, infoin ke gue..Susah lho, nemu spot bersih seperti ini disana. Jangan tanya ke gue ini di mana, karena ini RAHASIA. Cukup gue aja yang tau dan gue gak mau kasih info. Kalo rame orang-orang tahu nanti rusak karangnya.

Lokasi nendanya ada di beberapa pulau disekitar Pulau Harapan bagian utara. Jadi, tidak jauh dari kehidupan seperti lokasi-lokasi lainnya dan lokasi ini cenderung sepi sob! Satu dua pulau punya dermaga panjang yang memungkinkan buat kalian lompat ke laut, snorkeling atau mancing. Ketika sunset dan sunrise dijamin instagram-able view-nya. Cukup bikin teman-teman kalian iri. Gak percaya? Nih liat dibawah..





Tidak perlu membawa bekal makanan, cukup snack / makanan ringan untuk cemal-cemil. Tidak perlu memasak juga, karena akan dibawakan makanan dan air minum berupa galonan serta air mineral gelas. Penjaga pulau juga membuka warung makan yang buka sampe larut malam. Para fakir mie instan, jangan khawatir.. Akan terlayani dengan baik di warung ini.
Kalian cukup membawa tenda, cemilan, uang jajan, pakaian ganti, matras dan biaya akomodasi selama trip sebesar Rp320.000,- per orangnya. Biaya akomodasi ini sudah termasuk biaya-biaya seperti Kapal Kaliadem - Harapan PP, Kapal Snorkeling, makan 3x, air mineral, retribusi lokasi kemping, dll. Trip kemping / nenda ini maksimal 18 orang aja.
Berminat kesana? Catat tanggalnya!
27-28 April 2019
di Pulau Kotok

Info?


Reza Wandi
Line. rezawandi
WhatsApp. +62 852 1946 5959

See My Trip Photos at :


CARA MENUJU PELABUHAN KALIADEM

Angkutan Umum :
1. Naik kendaraan arah Grogol, turun di depan perempatan Citraland lalu naik angkot KWK warna merah dengan nomor B.01 jurusan Grogol - Muara Angke

2. Naik kendaraan / KA ke Stasiun Kota, lalu naik angkot warna merah dengan nomor B.02 jurusan Jakarta Kota - Muara Angke

Ojek Online :
1. Gojek - Search 'Dermaga Kaliadem Muara Karang'
2. Grabbike/GrabCar - Search 'Pelabuhan kali Adem'


Berwisata di Pulau Harapan, Laut Birunya Jakarta

Gue pernah ke pulau-pulau yang banyak dihuni nelayan di gugusan kepulauan Seribu seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung dan Pulau Pramuka cuma Pulau Harapan yang karang-karangnya masih bagus. Pilihan pulau-pulau yang bisa disinggahi di sekitar Pulau Harapan juga banyak. Sebut saja Pulau Perak, Pulau Dolphin, Pulau Melinjo, Resort Pulau Putri, Pulau kelapa, dsb. Untuk berwisata pulau ini lebih hidup, sob!


Terhitung sudah 10 kali lebih gue mengunjungi pulau ini sejak tahun 2014 baik itu nginep di homestay ataupun nenda di sekitar pulau. Dari yang gak tahu apa-apa, sampai tau spot-spot snorkeling sepi pengunjung. Yang dulu kena harga tembak melulu, sekarang dikasih harga damai karena keseringan datang berkunjung.

Dan gak cuma itu, kadang masih dikasih diskonan. Yah, walaupun gue tetep kasih lebih karena gak enakan hati sob! Bukan tentang menekan harga agar hemat, tapi kehidupan mereka disini lebih susah daripada kehidupan kita di daratan yang apa-apa serba gampang dan sejahtera..



Untuk menuju ke Pulau Harapan, wisatawan memulai perjalanannya dari Pelabuhan rakyat Kaliadem. Di pelabuhan ini bersandar puluhan kapal dengan berbagai tujuan pulau di gugusan Kepuauan Seribu. Harga tiketnya beragam tergantung jarak. Paling mahal yaa Pulau Harapan / Kelapa dengan biaya Rp60.000,- / orang sekali jalan. Kapal-kapal ini kompak berangkat sekitar pukul 8 pagi.

CARA MENUJU PELABUHAN KALIADEM / MUARA ANGKE

Angkutan Umum :
1. Naik kendaraan arah Grogol, turun di depan perempatan Citraland lalu naik angkot KWK warna merah dengan nomor B.01 jurusan Grogol - Muara Angke

2. Naik kendaraan / KA ke Stasiun Kota, lalu naik angkot warna merah dengan nomor B.02 jurusan Jakarta Kota - Muara Angke

Ojek Online :
1. Gojek - Search 'Dermaga Kaliadem Muara Karang'
2. Grabbike/GrabCar - Search 'Pelabuhan kali Adem'

Jika kalian datang dengan angkutan umum akan banyak kang odong-odong menawarkan jasanya dengan meneriakkan 'Masuknya banjir!'. Penasaran, gue pernah coba jalan kaki dari depan gerbang, melewati pasar, rusun dan masuk ke pelabuhan. Hasilnya, berdasarkan panatuan gue banjir hanya semata kaki. Pastikan kalian datang sebelum jam 7 pagi. Karena diatas itu selain antrian tiket sudah mengular, akan dapat posisi tempat yang gak enak di atas kapal selama 3 jam perjalanan.

Tidak terlalu nyaman naik kapal seperti ini untuk melakukan perjalanan selama 3 jam. Tapi dari situ kalian bisa belajar merendahkan standar kenyamanan kalian demi suatu pengalaman baru.




Turun di dermaga utama, akan banyak orang-orang pulau yang menawarkan jasa kapal dan homestay dengan harga tembak. Dooorr...!!! Memanfaatkan waktu akhir pekan dan persaingan sudah tentu mereka akan sangat gencar. Tidak terkecuali gue yang pernah hampir dibohongi walaupun realitanya udah pesan dan melakukan DP jauh-jauh hari. Untungnya sudah koordinasi jadi aman..

Fasilitas di Pulau Harapan sama seperti pulau wisata lainnya yang ada di kepulauan seribu. Listrik mengalir 24 jam tanpa genset, ada sinyal jaringan telepon. Bahkan sinyal mobile data-nya lebih kencang di tengah laut. Kamar-kamar homestay dilengkapi dengan AC dan kasur-kasur busa serba lebar. Sangat dianjurkan untuk menyiapkan uang tunai sejak dari Jakarta, dikarenakan disini ada ATM Bank DKI tapi jarang ada uangnya / slow respond karena jaringan internetnya lemot. Ada juga ATM keliling BRI..


Selepas makan siang, wisatawan siap dibawa pergi ke tempat-tempat snorkeling. Bagi mereka yang tidak tahu atau 'cuma ngikut aja' akan dibawa ke spot-spot snorkeling berbarengan dengan wisatawan lainnya. Imbasnya, spot yang didatangi akan cepat kotor atau butek. Akan susah melakukan underwater selfie ala-ala karena substrat dari dasar laut sudah terbawa keatas akibat dari kepakan kaki katak wisatawan.

Ini yang gue hindari dan untungnya diamini sama kang kapal. Gue berkoordinasi melihat pergerakan arah wisatawan atau memutuskan untuk snorkeling di spot baru. Opsi terakhir ini sering gue lakukan karena lebih aman dan minim dikunjungi wisatawan lainnya sehingga puas melihat karang-karang yang rapi dan ikan yang masih banyak! tingkat kesuksesan melakukan underwater selfie ala-ala sangat tinggi sob!

Patut kalian ketahui juga, Pulau Harapan dan sekitarnya masuk dalam zonasi Taman Nasional Kepulauan Seribu. Gak kepikiran yah, Jakarta punya taman nasional? Hanya dalam area zonasi ini yang lautnya masih bagus


Unsur-unsur yang wajib kalian lihat dan alami pada trip Pulau Harapan itu adalah ikan-ikan, karang yang bagus, pantai dan sunset. Tidak perlu parno dengan paradigma pemikiran ikan hiu ganas. Tidak ada ikan hiu di sekitar perairan dangkal Pulau Harapan. Gue malah bersyukur kalo nemu.. Itu tandanya ekosistem di perairan tersebut sangat bagus.

Jika ke-empat unsur diatas terpenuhi, niscaya kehidupan di Instagram dan Path kalian akan penuh dengan pujian wow maupun Love. Tak jarang juga ada yang bakal iri berujung mupeng.. Jangan khawatir jika tidak dapat mengambil foto karang maupun ikan karena gue akan bantu. Dijamin kekinian!

Pada malam hari sempatkan diri untuk main-main di taman dekat dermaga utama Pulau Harapan. Banyak sajian kuliner yang dijual semacam telor kilik rasa cinta (bener lho namanya begitu), cilor, gorengan bumbu kacang terhits, bakaran seafood dan es rumput laut favorit gue karena ini rumput laut asli yang diambil dari laut sekitar pulau dan diolah oleh masyarakat setempat.





Semua pengalaman di akhir pekan ini (Sabtu-Minggu) dapat ditebus dengan harga Rp365.000,- per orangnya (Maksimal untuk 20 orang). Sudah termasuk dengan Kapal Kaliadem - Harapan PP, kapal snorkeling, retribusi pulau, makan 3x (tidak termasuk makan siang di hari Minggu), homestay AC, alat snorkeling dan bebas drama dari oknum-oknum orang pulau. Catet! Booking jauh-jauh hari lebih enak dapat akomodasi.

Sebagai tanda keinginan untuk ikut trip, kalian DIWAJIBKAN untuk membayar uang muka (DP) senilai Rp165.000,- per orangnya. DP ini untuk mengamankan biaya tiket kapal PP serta biaya patungan kapal snorkeling dan homestay AC disana. Sisanya dapat dibayarkan di Pelabuhan Kaliadem sebelum berangkat. Misalnya sudah membayar DP tapi kalian berhalangan berangkat, DP tidak dapat dikembalikan. Kok begitu? Karena jika dikembalikan, akan dibebankan ke orang-orang lainnya yang sudah tentu ga mau nambah biaya apa-apa lagi. Solusinya adalah mencari penggantinya.. Jadi si pengganti ini yang membayarkan DP ke kalian.

Alat snorkeling merupakan opsi bebas karena pada umumnya sudah mulai banyak yang punya. Jadi jika membawa sendiri, kurangi saja Rp35.000,- dari biaya trip alias cukup bayar Rp330.000,- saja.

Nah.. Seandainya kalian butuh info tentang Pulau Harapan atau mau ikutan gue ngetrip ke Pulau Harapan, silahkan disimpan salah satu kontak gue dibawah ini;

Email:  a.rezawandi@gmail.com 
DM ke IG / Twitter : @rezawandi 

Bertanya via Whatsapp klik aja!



Yang hobi nenda, bisa coba juga. Silahkan klik disini kisahnya. Tetap hemat!






..Salam Bahari..


Ngetrip ke Pulau Harapan, Kep. Seribu Yuk!


Trip to Harapan Island, Archipelago of Seribu Island - Jakarta!

..Silahkan CTRL + D (Bookmark) dulu..
SUDAH SIAP BERANGKAT :
Sabtu-Minggu, 22-23 Desember 2018


Trip ringan nih! Homestay AC, listrik tersedia pagi siang malem dan ada sinyal mobile data kok disana. Jadi bisa upload foto-foto tripnya langsung. Apalagi pas di tengah laut.. Sinyal lancaaaarr~



Kawanan ikan kakatua di Pulau Genteng



Sekilas Foto-foto di Pulau Harapan dan Sekitarnya

Semalam Menginap Di Rumah Keramba Ikan


Pernah terpikirkan gak, untuk mencoba nginep di rumah keramba apung seperti ini? Gue sih kepikiran.. Selama menjelajah pulau-pulau di sekitar Pulau Harapan, Kep. Seribu selalu gue ngeliat keramba-keramba ini. Penasaran, mulailah gue menggali informasi tanya sana-sini. Dua tiga kali berkunjung, selalu gue sempatkan mencari informasi. Kemudian dapat lah petunjuk dan sepakat dengan penjaga salah satu keramba yang ada tersebar di sekitar Pulau Harapan.

Gue gak ada bayangan sama sekali seperti apa bentuk dan fasilitas yang ada di rumah keramba ikan. Gue kumpulin deh teman-teman yang mau mencoba nginep disini dengan modal sotoy. Gak tau apa-apa bro! Tapi jadi jalan lah kita ber-12 orang menempuh 3 jam pejalanan laut dari Kaliadem, Muara Angke.

A post shared by Reza Wandi (@rezawandi) on

Lokasi keramba ternyata tidak jauh dari dermaga utama Pulau Harapan. Yaa kira-kira sekitar 10 menitan lah udah sampai.. Pertama kali menginjakkan kaki, kesannya berdebu usang. Iya, keramba yang gue tempatin ternyata sudah lebih dari 6 bulan tidak beroperasi karena katanya ikannya pada gampang kena penyakit dan mati. Dan tidak hanya ternak ikan, dulunya ada resto di keramba ini. Biaya operasional lebih besar dari pemasukan, ditambah ikan pada mati, akhirnya ditutup.

A post shared by Reza Wandi (@rezawandi) on

Fasilitasnya disini ada 3 kamar tidur yang tidak begitu besar tapi cukup nyaman. Ada 2 kamar yang berukuran kecil kira-kira muat 5 orang doang dan 1 yang besar muat sekitar 8 orang kalo mau berpepes-pepes tumpuk-tumpuk. Heheheee.. Dilengkapi pula dengan dapur dan kamar mandi. Yang jadi permasalahan adalah air tawar dan listrik. Air tawar harus minta diisiin dulu sedikitnya 1 gentong besar (ada di kamar mandi) dan listrik di keramba menggunakan genset. Dua hal ini yang bisa bikin biaya tinggi, secara air tawar diangkut dari Pulau Harapan dan harga solar disini lumayan mahal.

Waktu gue nginep, sekitar jam 2 dini hari tiba-tiba hujan turun. Badai coy! Kita yang lagi asik tidur nyenyak di luar bangun panik masuk kamar lanjut tidur. Enaknya, pagi-pagi air tawar berlimpah karena ketampung di gentong. Jangan khawatir kepanasan sob! Angin laut di keramba mengalir tiap saat. Adeeeemm~

A post shared by Reza Wandi (@rezawandi) on

A post shared by Reza Wandi (@rezawandi) on

Kegiatan utama yang bisa dikerjakan disini adalah leyeh-leyeh! Kalo mau mancing juga bisa.. Kedalaman air di ujung keramba itu 10 meter lho. Modal pancing gulung dengan potongan cumi bisa dapet ikan kerapu, ikan baronang dan berbagai jenis ikan pasir. Kalo mau snorkeling juga boleh tinggal nyemplung aja bos!

A post shared by Reza Wandi (@rezawandi) on

Untuk konsumsi disini, gue menyarankan pada teman-teman membawa banyak cemilan dan bawa nesting juga untuk masak air. Yaa walaupun ada kompor gas, piring, sendok garpu dan gelas tapi kita gak tau kehigienisan peralatannya. Makanan utama seperti makan siang dan malam, gue makannya di Pulau Harapan. Hanya sarapan pagi yang minta gue anter ke keramba sekalian jemput pulang.

Trip ini menghabiskan biaya sekitar Rp290.000,- per orang. Belum termasuk peralatan snorkeling karena rata-rata pada bawa semuanya. Video tripnya bisa dilihat dibawah yaa..


..Salam Bahari..